Jl. Karang Tengah RT.03/01 Desa Pusaka Rakyat Kec. Tarumajaya Kab. Bekasi 17214

Jumat, 10 Februari 2012

Progres Penyaluran BOS Triwulan I Th 2012

Progres Penyaluran Dana BOS Triwulan I (Januari-Maret) Tahun 2012
Posisi Tanggal: 19 Januari 2012
  • Dana Disalurkan oleh Kas Negara ke Kas Daerah Provinsi: 4 Januari 2012
  • Jumlah Provinsi: 33 
  • Jumlah provinsi yang sudah menyalurkan dana ke sekolah: 33 provinsi
  • Total Dana yang telah tersalurkan : Rp. 5,599,612,367,250
  • Persentase dana yang telah tersalurkan: 99.81 %
 
Download
Progres Penyaluran Dana Triwulan I Th 2012

Aplikasi Bell Sekolah

Aplikasi Bell Sekolah TimeChimes v.2 adalah Program Aplikasi bell sekolah yang akan bekerja sesuai dengan jam sekolah atau jadwal sekolah yang ditentukan. Penataan suara bell sekolah ini bisa di settingan sesuai dengan kebutuhan sekolah lebih baik lagi apabila suara belnya di rekam dulu atau ditentukan dengan suara yang diinginkan. Silahkan download software di link ini

Software ini memang tidak gratis tapi jangan kuatir registrasinya bisa di download disini.
terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.

Kamis, 09 Februari 2012

Ralat POS UN 2012

ralat-pos-un-2012 BSNP mengeluarkan ralat POS UN 2012 melalui surat edaran kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi No : 0001/BSNP/SDAR/I/2012 tertanggal 12 Januari 2012. Isi  surat edaran tentang ralat POS UN 2012 tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Ujian Teori Kejuruan SMK dimajukan jadwalnya yang semula tanggal 22 Maret 2012 menjadi hari Senin tanggal 19 Maret 2012
  2. Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional SD/MI/SDLB adalah hari Senin s.d. Rabu tanggal 7  s.d. 9 Mei 2012
  3. Pengumuman kelulusan Ujian Nasional SD/MI/SDLB adalah hari Sabtu tanggal 16 Juni 2012
  4. Khusus bagi peserta Ujian Nasional yang tunanetra diperbolehkan membawa abakus ke dalam ruang ujian.
Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. M. A. Wirakartakusumah, M..Sc. dan tembusan diberikan kepada
1. Kepala Balitbang Kemendikbud
2. Sekretaris Balitbang Kemendikbud
3. Kepala Puspendik Kemendikbud
4. Direktur Pembinaan SD Ditjen Dasar Kemendikbud
5. Direktur Pembinaan SMP Ditjen Dasar Kemendikbud
6. Direktur Pembinaan SMA Ditjen Menengah Kemendikbud
7. Direktur Pembinaan SMK Ditjen Menengah Kemendikbud
————————
Sumber : BSNP

Jadwal UN dan UAMBN 

Akreditasi MI/SD

Pemberlakuan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan telah membawa konsekuensi tersendiri terhadap teknis penyelenggaraan Akreditasi Sekolah, dan salah satunya adalah berkaitan dengan instrumen yang digunakan. Mulai tahun 2009, untuk mengukur kelayakan SD/MI dalam kegiatan Akreditasi telah digunakan instrumen baru, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Mendiknas No. 11 Tahun 2009 tentang Krtiteria dan Perangkat Akreditasi Sekolah Dasar-Madrasah Ibtidaiyah.
Instrumen Akreditasi yang baru ini terdiri dari 157 item mencakup 8 komponen Standar Nasional Pendidikan (standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian).
Dalam Permendiknas tersebut dilampirkan pula dengan Petunjuk Umum dan Petunjuk Teknis yang dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam mengisi instrumen evaluasi diri sekaligus juga menjadi pegangan bagi para asesor dalam mengklarifikasi dan memverifikasi data pada saat kegiatan visitasi
Instrumen disusun dalam bentuk skala dengan lima option jawaban secara gradual. Jika dibandingkan dengan instrumen sebelumnya yang berbentuk jawaban dikhotomi (YA atau TIDAK), bentuk skala dengan jawaban lima option ini tampaknya jauh lebih memungkinkan sekolah untuk dapat mengisi instrumen evaluasi diri secara lebih objektif. Demikian pula, para asesor akan dapat menggali data lebih akurat pada saat kegiatan visitasi.
Dalam instrumen dengan jawaban yang berbentuk dikhotomi tampaknya telah menimbulkan kesulitan tersendiri bagi sekolah dalam menentukan jawaban. Dalam hal ini, pertimbangan subyektif terasa sangat kental karena tidak ada parameter yang jelas. Demikian juga, para asesor seringkali mengalami kesulitan dalam memverifikasi data, terutama jika berhadapan dengan sekolah-sekolah yang merasa ”over estimate” dalam melakukan kegiatan evaluasi dirinya.
Semoga saja dengan adanya perubahan instrumen dan teknis penyelenggaraan akreditasi ini kiranya dapat semakin mengokohkan fungsi dan tujuan dari akreditasi itu sendiri yakni tercapainya pendidikan Indonesia yang berkualitas tinggi.
Selengkapnya tentang Isi Permendiknas No. 11 Tahun 2009 dapat dilihat dalam tautan di bawah ini:

PPDB online

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India